4 Peristiwa Bersejarah yang Mungkin Lebih Seram dari Film Horor

25/03/2021 by No Comments

4 Peristiwa Bersejarah yang Mungkin Lebih Seram dari Film Horor

4 Peristiwa Bersejarah yang Mungkin Lebih Seram dari Film Horor

Banyak kejadian biadab selama histori umat manusia. Perang, penyakit, dan pembunuhan, adalah beberapa kisah yang lumayan mengerikan di dalam riwayat kita.
FS88BET
Beberapa berasal dari kisah-kisah yang mengilhami teror ini cuma sanggup dibandingkan dengan yang ada di film-film Halloween.

Tetapi tidak layaknya monster film horor yang sanggup dikalahkan dengan menyebutkan “itu cuma film,” kisah-kisah biadab di dalam daftar ini justru benar-benar nyata.

Berikut, empat momen bersejarah yang lebih seram berasal dari film horor, layaknya dikutip berasal dari Listverse, Sabtu (19/10/2019).

1. Korban yang Terlupakan di dalam Pembunuhan Presiden Lincoln

Pembunuhan Lincoln adalah tidak benar satu momen paling menyedihkan di dalam histori Amerika Serikat.

Anggota-anggota tingkat tinggi pemerintah Amerika terhitung Wakil Presiden Andrew Johnson dan Sekretaris Negara William Seward malam itu jadi sasaran konspirator John Wilkes Booth.

Namun, ada satu korban sampingan yang tidak disengaja: Clara Harris.

Clara Harris bahkan tidak seharusnya berada di Ford’s Theatre terhadap malam April th. 1865 itu.

Dia dan kekasihnya saat itu Henry Rathbone hadir atas permohonan Ibu Negara Mary Todd Lincoln.

Menyusul kemenangan Perang Sipil baru-baru ini, para pirsawan teater berada di dalam kondisi perayaan.

Tapi, layaknya yang diketahui sejarah, perayaan itu terhenti saat John Wilkes Booth menerobos masuk ke di dalam kotak presiden dan menembak kepalanya.

Mencoba untuk menangkap si pembunuh, Rathbone mencapai lengan Boothe tetapi Booth menikamnya. Dengan belati berdarah tetap ada di tangan, Booth melarikan diri.

Bertahun-tahun kemudian, Clara Harris dan Henry Rathbone menikah. Tidak sanggup berpisah dengan gaunnya yang berlumuran darah, Clara menyimpannya di balik lemari berdinding. Dia yakin itu kemungkinan memanggil hantu Lincoln.

Roh terhitung bicara dengan Rathbone. Didorong rasa bersalah gara-gara tidak menghentikan tragedi itu, Rathbone mendengar suara-suara di dinding.

Ia terhitung dirundung rasa bersalah atas kematian Lincoln.

Tragisnya, Rathbone menciptakan ulang pembunuhan terhadap Malam Natal th. 1883. Dia menembak Clara dan menikam dirinya sendiri dengan pisau. Clara meninggal. Dia sesudah itu berusaha untuk menyerang anak-anaknya sebelum penjaga sanggup menariknya keluar. Henry menghabiskan sisa hidupnya di rumah sakit jiwa.

2. Pembunuh Berantai Saat Bombardir Nazi di London

London Blitz, atau bombardir pasukan hawa Nazi-Jerman ke ibu kota Inggris adalah era saat Inggris dengan berani menentang operasi militer Nazi di Britania terhadap 1942 atau fase awal Perang Dunia II.

Kehidupan sehari-hari di London yang dilanda bom adalah perjuangan yang konstan, dan Kedatangan Gordon Frederick Cummins cuma memperburuknya.

Gordon Frederick Cummins meneror London di dalam pembunuhan dan penyerangan selama enam hari. Sebanyak tujuh wanita diserang. Empat berasal dari mereka meninggal. Cummins, yang sudah mendaftar di Angkatan Udara Kerajaan, di letakkan di Pusat Penerimaan Pesawat di London utara.

Namun selama di sana, ia justru menyerang pekerja seks, dan kota itu jadi daerah perburuannya selama seminggu.

Korban pertamanya Evelyn Hamilton diserang secara seksual, dirampok, dicekik, dan dibuang di dalam selokan.

Hampir dua puluh empat jam kemudian, tubuh Evelyn Oately yang terpotong ditemukan. Di samping mayatnya yang cacat adalah pembuka kaleng yang digunakan di dalam serangan itu. Sidik jari terhadap pegangan pembuka kaleng sudah pulih.

Keesokan harinya, tubuh Margaret Florence Lowe ditemukan dengan organ-organnya lepas berasal dari perutnya.

Dan kemudian, untuk hari keempat berturut-turut, polisi mendapatkan pekerja seks yang tewas lagi, Doris Jouannet.

Satu korban selamat, Haywood, 32 tahun, diselamatkan saat seorang portir malam menyorotkan senternya ke Cummins di tengah serangan, yang berjalan terhadap Jumat tanggal 13, bulan Februari, th. 1942.

Selama perkelahian, Cummins meninggalkan sebuah alat respirator militernya di TKP.

Polisi melacak no seri barang itu yang mengarah terhadap Cummins. Cocok dengan jejak Cummins terhadap pembuka kaleng.

Cummins akhirnya dijatuhi hukuman mati. “Blackout Ripper” sebagaimana ia dijuluki, dieksekusi terhadap tanggal 25 Juni 1942.

3. Ilmuwan Sadis Soviet Bereksperimen dengan Anak-Anak Gelandangan

Eksperimen pengendalian asumsi (teori Classical Conditioning) berasal dari ilmuwan Rusia Ivan Pavlov yang sukses dicontoh secara menyimpang oleh muridnya, Nikolai Krasnogorsky yang memperluas eksperimennya terhadap manusia.

Memperoleh subyek berasal dari panti asuhan setempat, Krasnogorsky miliki sekelompok anak kecil yang sanggup dengan ringan ia manipulasi tanpa beban mendapatkan izin berasal dari orang tua mereka.

Mengulangi set eksperimen anjing Pavlov yang terkenal itu ternyata mustahil. Tidak layaknya anjing, manusia kurang merespons impuls yang dipicu oleh isyarat.

Terikat dengan tali kulit dan perlengkapan kepala berasal dari logam, mulut anak-anak dikunci terbuka. Perangkat yang mengakses di di dalam mulut mengukur air liur yang dikumpulkan. Alat kejut listrik menyala di pergelangan tangan mereka tiap tiap kali makanan bakal dibagikan. Anak-anak dipaksa makan kue dan makanan busuk.

Reaksi mereka terhadap sampel yang berlainan dicatat.

Meskipun benar-benar tidak etis, penelitian ini memajukan pemahaman ilmiah mengenai pengkondisian manusia.

Tidak layaknya anjing di dalam eksperimen Pavlov, manusia kurang rentan terhadap sedikit perubahan di dalam rangsangan. Melalui penderitaan mereka, eksperimen anak-anak Kransnogorsky meletakkan basic bagi teori modern terapi tingkah laku kognitif.

4. Ketukan di Wahana Antariksa

Astronaut China pertama, Yang Liwei, mengalami pengalaman aneh di penerbangan perdananya ke angkasa luar.

Saat di angkasa luar, berasal dari di dalam pesawatnya, ia mendengar suara ketukan misterius. Tak ada yang sanggup menyebutkan berasal dari mana suara itu berasal. Padahal saat itu, ia seorang diri.

Menurut Yang Liwei, yang kini berpangkat mayor jenderal di Angkatan Udara China, bunyinya lebih layaknya orang mengetuk pintu di badan pesawat angkasa luarnya. Atau, sama orang yang tengah memaku martil ke lempengan besi.

Dikutip berasal dari Mirror, Rabu 30 November 2016, pria 51 th. itu tak sanggup menerangkan apa yang berjalan terhadap pesawat angkasa luarnya. Berbagai teori pun bermunculan soal asal muasal suara ketukan itu terhitung alien. Astronaut Liwei mengklaim, ia tak ulang mendengar suara itu semenjak ulang ke Bumi.

Kejadian itu berjalan terhadap th. 2003. Liwei jadi astronot China pertama yang dikirim ke angkasa luar. Selama 21 jam ia mengorbit memutari Bumi berkali-kali.

Kisah misterius yang membuat pria itu merinding baru-baru ini saja ia ungkapkan sehabis sekian lama.

“Situasi yang aneh yang saya alami selama berada di angkasa luar, adalah ketukan misterius itu,” kata Yang Liwei.

“Suara itu tak berasa berasal dari di dalam atau luar pesawat, tetapi layaknya seseorang mengetuk badan kapal angkasa luar dengan martil,” lanjutnya.

Yang mengungkapkan ia benar-benar gugup dan merinding mendengar suara itu. Dan saat itu, ia menentukan untuk berada di tengah area kendali untuk melacak sebabnya.

Sayangnya, ia tak sanggup mendapatkan sesuatu yang ganjil.

Ketika ulang ke Bumi ia menceritakan kisahnya kepada pihak pemerintah.

Kunjungi Juga : Kumpulan Kisah Misteri

Namun, ia ditenangkan bahwa ada kemungkinan hal-hal ganjil yang sukar dijelaskan bakal berjalan di angkasa luar. Termasuk suara misterius yang kemungkinan saja sanggup terjadi.

“Rekan sehabis saya yang terhitung terbang ke angkasa luar miliki pengalaman yang sama, tetapi ada terhitung yang tidak…”