Indonesia Peringati Hari Teater Sedunia

30/05/2021 by No Comments

Indonesia Peringati Hari Teater Sedunia

Lodestonetheatre.org – Pada 27 Maret 1961, Institut Pentas Global ataupun ITI serta bermacam komunitas pentas di Paris, Prancis membuat Hari Pentas Sejagat. Peringatan itu bermaksud buat mengantarkan pada bumi mengenai berartinya pentas untuk bumi, hirau kepada pesan- pesan yang tercantum di dalam pementasan pentas, menolong komunitas pentas di bumi serta membuat komunitas pentas lebih besar.

Indonesia Peringati Hari Teater Sedunia

Pentas apalagi telah terdapat semenjak masa Mesir Kuno( 4000- 1580 SM). Sebaliknya buat di Yunani Pentas masuk pada 800- 277 SM. Dalam bahasa Yunani, pentas berawal dari tutur theaomai ataupun memandang, setelah itu bertumbuh jadi theatron ataupun bangunan pementasan.

Kemajuan pentas yang setelah itu terdapat Hari pentas Sejagat tidak menyudahi di wilayah itu saja, apalagi di Indonesia sendiri, pentas bertumbuh pada era Hindu. Kasim Achmad dalam bukunya Memahami Pentas di Indonesia( 2006), Pada era itu, terdapat isyarat kalau unsur- unsur pentas konvensional banyak dipakai buat mensupport seremoni ritual.

Timbulnya pentas diberbagai wilayah Indonesia diakibatkan oleh sebagian aspek semacam situasi serta tindakan adat warga, dan pangkal serta gimana cara pentas itu muncul di wilayah itu. Ada pula sebagian pentas di Indonesia semacam Longser, Boneka Orang, Lenong, serta Ketoprak.

Longser

Pentas ini ialah seni pementasan asli wilayah Jawa Barat. Di dalam pementasan umumnya aktor menunjukkan gaya tari, kocak, lantunan. Dalam penampilannya, Longser diisi oleh sebagian player perlengkapan nada, joget ataupun bedaya perempuan, serta seseorang alan- alan ataupun komedian yang esoknya hendak mengetuai kaum longser diatas pentas.

Dalam pementasan ini, aktor yang sangat berarti keberadaannya merupakan seseorang alan- alan ataupun komedian. Mereka ialah perajut narasi di dalam pementasan serta umumnya mengantarkan tema kehidupan tiap hari, semacam peternakan, perkebunan, sampai pernikahan.

Baca juga : Pertunjukan Teater Sie Jin Kwie

Boneka Orang

Boneka Orang ialah pementasan yang bertumbuh di dalam istana ataupun kastel raja- raja di Jawa. Boneka Orang didapat dari pementasan Boneka Kulit, tetapi Boneka Orang diperankan oleh orang. Pementasan ini bertumbuh cepat pada 1900- 1940.

Buat teknis serta bentuk pementasan, Boneka Orang tidak jauh berlainan dengan Boneka Kulit. Figur yang digunakanpun senantiasa serupa ialah Mahabarata serta Ramayana. Tidak cuma itu, antrean segmen, pola perbincangan, serta bagian pementasan pula mempunyai pertemuan.

Lenong Betawi

Pementasan ini ialah pentas asli wilayah Jakarta yang menunjukkan tokoh- tokoh petarung melegenda, semacam sang Pitung, Ayub Ahli Betawi, sampai sang Jampang. Dalam pertunjukannya Lenong diiringi nada dari Klonengan semacam, gambang, kromong, seruling, tekyang, berhamburan, gong, sukong, serta Kong ah yan.

Buat narasi dalam pertunjukannya, Lenong tidak menghalangi ceruk narasi cocok kultur Betawi saja. Karena, dalam kemajuannya Lenong pula memasukkan faktor dari Eropa, semacam properti Rumah misalnya. Tidak cuma itu buat faktor musikpun Lenong pula memasukkan musik- musik dari warga Tiongkok.

Ketoprak

Pementasan pentas tipe ini mulanya seni pentas yang bertumbuh di tengah- tengah kehidupan orang lazim, namu kepopulerannya berkembang di kawasan- kawasan kastel kerajaan. Pentas ini timbul di wilayah Surakarta serta Yogyakarta. Dalam kemajuannya Ketoprak dipecah jadi 3 rentang waktu ialah, Ketoprak Lesung, Pancaroba serta Klonengan.

Pentas Ketoprak pula ikut melahirkan wujud seni terkini semacam aduk ekstrak. Perihal ini tidak bebas dari Pentas Ketoprak yang senantiasa menunjukkan lantunan yang diiring musik- musik klonengan, jadi kekayaan seni pertunjuukan pentas di Hari Pentas Sejagat.