Tari Kecak Tarian Tradisional Dari Bali

14/07/2021 by No Comments

Tari Kecak Tarian Tradisional Dari Bali Tari Kecak merupakan seni tradisional sejenis drama tari yang berasal dari Bali. Tarian seterusnya menampilkan cerita wayang, terlebih cerita Ramayana yang dimainkan bersama dengan seni gerak dan tari. Tari Kecak ini merupakan keliru satu kesenian tradisional yang paling kondang di Bali. Tari Kecak juga tergolong jadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang menginap.

Tari Kecak Tarian Tradisional Dari Bali

lodestonetheatre – Menurut sumber yang ada, tari kecak ini diciptakan pada th. 1930 oleh seniman Bali bernama Wayan Limbak dan Walter Spies, seorang pelukis berasal dari Jerman. Tarian ini terinspirasi berasal dari ritual sanghyang dan bagian berasal dari sejarah Ramayana. Ritual Sanghyang sendiri merupakan sebuah tradisi tari dimana penari berada didalam suasana tidak tahu dan berkomunikasi bersama dengan Tuhan atau mengemukakan arwah para leluhur dan lantas harapannya kepada masyarakat. Nama Tari Kecak sendiri disita kata “cak..cak..cak” yang sering disebut oleh para penari di sekelilingnya, agar tarian ini dikenal bersama dengan Tari Kecak.

Baca Juga : Mengenal Randai, Seni Teater Tradisional Sumatera Barat

Dalam pertunjukannya, tarian dimulai bersama dengan pembakaran dupa, lantas rombongan naik ke atas panggung sambil menyanyikan kata-kata “cak..cak..cak”. Kemudian mereka membentuk garis melingkar yang digunakan di tengah untuk menari. Dalam pertunjukan tari Kecakini, penari memainkan peran didalam sejarah Ramayana, layaknya Rama, Shinta, Rahwana, dan karakter lainnya.

Gerakan-gerakan didalam tarian ini tidak benar-benar terpaku pada gagangnya, agar para penari lebih luwes kala bergerak dan hanya fokus pada kronologis cerita. Bahkan kadangkala tersedia lebih dari satu adegan lucu yang diperagakan oleh para penari. Selain itu, lebih dari satu adegan menarik termasuk ditampilkan layaknya permainan api dan atraksi lainnya. Hal inilah yang membuat Tari Kecak punyai kesan sakral tetapi termasuk menyenangkan.

Tari Kecak ini merupakan keliru satu drama tari yang unik. Berbeda bersama dengan kesenian pada umumnya, Pertunjukan Tari Kecak tidak menggunakan alat musik. Tarian kecak ini hanya diiringi oleh teriakan bagian-bagian yang mengelilingi para penari dan suara kerincingan yang diikatkan pada kaki para penari. Anggota pengawal berikut umumnya terdiri berasal dari 50 orang atau lebih. Pengiring berikutnya termasuk termasuk bagian yang bertanggung jawab untuk mengatur nada, penyanyi solo, dan wayang yang mengelola cerita.

Baca Juga : Tujuan Pendidikan dan Nilai-Nilai Karakter di Indonesia

Dalam pertunjukannya, penari menggunakan kostum yang sesuai bersama dengan permainan yang mereka mainkan. Kostum ini hampir sama bersama dengan Wayang Wong, tetapi bersama dengan style Bali. Sedangkan untuk pendamping umumnya hanya menggunakan celana hitam dan kain kotak-kotak hitam putih. Selain itu, lebih dari satu aksesoris layaknya bunga disembunyikan di keliru satu telinganya.

Tari Kecak ini jadi daya tarik bagi wisatawan yang datang di situ. Di Bali, hampir semua area punyai group tari Kecak sendiri. Tari Kecak juga tergolong mengalami perkembangan, baik berasal dari faktor penampilan, kuantitas penari, cerita dan lakon yang dimainkan. Hal ini dilakukan sebagai usaha para seniman, agar Pertunjukan Tari Kecak makin diminati dan dikenal masyarakat luas.