Tari Merak, Salah Satu Seni Tari Kreasi Baru Yang Mendunia

13/10/2021 by No Comments

Tari Merak, Salah Satu Seni Tari Kreasi Baru Yang Mendunia Tari Merak adalah model tari kreatif baru yang lahir di negara Pasundang. Tarian ini begitu indah sehingga mengekspresikan keanggunan gerak dan keindahan gaun yang diambil dari kehidupan burung merak.

Tari Merak, Salah Satu Seni Tari Kreasi Baru Yang Mendunia

lodestonetheatre – Tarian ini konon membawakan aksi merak jantan yang terkenal pesolek. Burung merak jantan seringkali memperlihatkan keindahan bulu ekor yang berwarna-warni ketika hendak memikat burung merak betina.

Baca Juga : Tari Ratoh Duek, Tari Aceh Yang Mirip Tari Saman

Tarian ini merupakan salah satu kesenian Jawa Barat yang sangat populer tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Melalui tarian ini lahir beberapa variasi tarian serupa di tempat lain dengan rencana dan gerakan yang serupa, seperti Tari Merak Jawa Timur dan Tari Manukrawa Denpasar.

Formulir Presentasi Tari Merak

Tarian Merak adalah kelompok penari yang terdiri dari tiga orang atau lebih. Penari memiliki kemampuan menjadi burung merak jantan dan betina.

Mereka menari bersama dengan lagu macan tutul, namun ada juga tirai Waditra Bonang yang tertimpa pohon dengan keras. Waditra khusus diberikan kepada anggota gerakan merak.

Baca Juga : Aneka Tutorial Kerajinan dari Batok Kelapa

Pada pertunjukannya, tarian ini menonjol, terutama pada pakaian yang dikenakan penari dengan motif seperti bulu merak. Kain dan pakaiannya serasi dengan warna hijau, biru dan hitam untuk melukis bulu merak.

Aksesori yang paling jelas adalah sepasang bulu yang meniru bulu atau ekor merak yang mengembang. Setiap penari juga memakai mahkota untuk lebih mencerminkan burung.

Sejarah singkat tari merak

Dalam sejarahnya, tarian ini dimulai pada th. 1950-an. Koreografer asal Sunda, Rahden Chetjep Somantri, pertama kali tampil di panggung.

Untuk pengembangan selanjutnya, khususnya menuju th Pada tahun 1965, tari ini kembali dipopulerkan dengan perkembangan kreasi gerak baru oleh Irawati Durban, seorang seniman tari asal Bandung, Jawa Barat.

Tarian ini merupakan salah satu dari sekian banyak seni tari yang berasal dari Jawa Barat yang sering dibawakan untuk menyambut tamu-tamu penting. Meski tidak jarang, mereka terpilih untuk mempromosikan budaya Indonesia, khususnya budaya Pasundan di tingkat internasional.

Selebihnya tarian ini juga sering dilakukan untuk menyambut pengantin pria pada prosesi pernikahan adat Sunda.