Teater Koma Dimasa Pandemi Gelar Digitalisasi Teater

01/06/2021 by No Comments

Teater Koma Dimasa Pandemi Gelar Digitalisasi Teater

Lodestonetheatre.org – Pentas Koma ialah salah satu golongan pentas sangat tidak berubah- ubah serta produktif di Indonesia. Semenjak dibuat pada 1977 oleh N. Riantiarno serta Ratna Madjid, Pentas Koma sudah memproduksi lebih dari 150 buatan. Hidangan Sampek Engtay yang sedianya hendak dihidangkan pada bulan Maret ini hendak melengkapi buatan penciptaan ke- 160 dari Pentas Koma. Tetapi, endemi Covid- 19 yang terjalin pada dini Maret membuat hidangan buatan itu wajib ditunda 2 kali yang awal mulanya diundur ke bulan Agustus 2020, setelah itu jadi tahun depan.“ Drama Sampek Engtay yang hendak kita titel akhir Maret 2020 di Ciputra Artpreneur, walaupun tiketnya telah dibeli pemirsa dengan terdesak kita mundur pementasannya sampai tahun depan,” ucap Nano Riantiarno. Efisien, dengan ditundanya penerapan drama itu, buat awal kalinya semenjak Januari 2020 sampai menghadap akhir tahun, Pentas Koma belum sempat mengadakan hidangan di bangunan pementasan ataupun melangsungkan pementasan yang dihadiri khalayak marak.

Teater Koma Dimasa Pandemi Gelar Digitalisasi Teater

Walaupun tidak bisa membuktikan kelakuan panggung di atas pentas, grupnya senantiasa memperkenalkan beberapa buatan di era endemi yang digarap dengan standar mutu Pentas Koma lewat Digitalisasi Koma. Bagi N. Riantiarno terdapat 3 wujud digitalisasi koma ialah menyaksikan Pentas Koma di Rumah. Dalam perihal ini, grupnya menyuguhkan pemilihan hidangan buatan Pentas Koma di era saat sebelum endemi yang bisa disaksikan lewat beraneka ragam alat daring. Kedua, Pentas Koma Panggung di Bengkel seni.“ Di mari naskah- naskah terkini bertempo pendek diselenggarakan di bengkel seni Pentas Koma yang kita ganti jadi sanggar, komplit dengan lampu pentas, para player memakai clip on, serta mengenakan lebih dari satu kamera,” ucap Ratna

Baca juga : Indonesia Peringati Hari Teater Sedunia

Sebab cara pementasannya dilaksanakan pada era endemi hingga grupnya melaksanakan aturan kesehatan yang wajib dipatuhi oleh para player ataupun kerabat kerja. Seluruh panggung pendek ini dihidangkan lewat bermacam rute alat sosial, tercantum saluran youtube Pentas Koma. Ketiga, ialah bersenandung lagu Pentas Koma dengan mempertunjukkan kembali lirik- lirik dari hidangan Pentas Koma yang dibawakan oleh talenta- talenta yang terdapat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *